Hidup Sehat dengan Intermittent Fasting

Hidup Sehat dengan Intermittent Fasting

Tentu semua orang mengenal istilah diet. Seringkali diet digunakan untuk menjaga bentuk tubuh. Diet adalah membatasi konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat atau kandungan tertentu. Seringkali kita gagal saat menjalankan program diet, hal ini karena kita harus mengurangi konsumsi makanan yang kebanyakan makanan yang yang harus dihindari atau dikurangi adalah makana favorit. Namun, jika ingin diet tanpa sedih, mungkin Anda perlu mencoba intermittent fasting (diet puasa).

Ini adalah program diet yang memiliki metode untuk mengatur pola makan dengan cara berpuasa makan dalam rentang waktu tertentu. Namun di antara waktu tersebut, Anda masih dapat mengonsumsi minuman.

Diet ini tidak mengatur makanan apa yang harus dikurangi atau dikonsumsi, tetapi kapan Anda makan dan kapan harus berhenti makan alias “puasa”. Metode ini kerap menganjurkan puasa makan selama 16 jam, tapi waktunya dapat Anda tentukan sendiri.

Manfaat yang akan diperoleh :

Umumnya puasa sendiri memiliki peran yang baik untuk kesehatan, apalagi puasa sudah dikenal sejak lama untuk bertahan hidup.

Metode ini melatih ketahanan tubuh agar tetap dapat menjalankan fungsinya walaupun sedang tidak mengonsumsi makanan dalam periode tertentu.

Dimana dapat membantu tubuh mengendalikan tekanan darah dan kolesterol karena tubuh melakukan pembakaran lemak lebih efektif saat menjalani puasa, serta membuat hormon insulin lebih sensitif terhadap makanan.

Dan akan membantu tubuh untuk melakukan peremajaan dan perbaikan sehingga dapat meningkatkan kebugaran tubuh secara keseluruhan.

Hal yang harus diperhatikan :

Saat menjalankan metode ini kamu akan mengalami kelaparan dan merasa stres karena belum terbiasa dengan pola makan yang baru. Hal ini dapat menurunkan performa aktivitas jika kamu tidak mencukupi kebutuhan nutrisi saat periode makan.

Meskipun cenderung aman, intermittent fasting tidak diperuntukkan bagi orang-orang dengan kondisi medis tertentu, disarankan untuk konsultasikan dengan dokter jika kamu memiliki kondisi tertentu, seperti

  • Memiliki riwayat penyakit diabetes.
  • Mengalami masalah kadar gula darah.
  • Mengalami tekanan darah rendah.
  • Menjalani masa pengobatan.
  • Memiliki indeks massa tubuh di bawah normal.
  • Memiliki riwayat gangguan makan.
  • Seorang perempuan yang sedang mencoba hamil.
  • Perempuan yang mengalami perdarahan berlebih saat menstruasi.
  • Seorang perempuan yang sedang hamil atau menyusui.

Perlu diingat, dalam menjalankan metode ini harus turut dibarengi dengan konsumsi nutrisi yang cukup serta olahraga yang teratur.

Others